Langsung ke konten utama

Penilaian

Gimana caranya seseorang di dunia ini, bisa ngemahamin dirinya sendiri dari banyaknya perspective kehidupan ?

Masalah yang dia alamin, dari hal yang emang harusnya bisa ter-logika kan sampe ke hal yang emang ga penting untuk di logika kan. its about " My Self" di usia gue saat ini banyak hal yang ku temui akan Ketar ketir nya Kehidupan gue sendiri. Disamping itu gue juga banyak melihat semakin banyak orang bahkan berlomba lomba akan " hate speech" Melihat ke diri gue yang makin sedikit dewasa dan ga se-Genius Albert Einstein. Ironisnya Penilaian buruk ke seseorang makin menjadi jadi di manapun gue berada. Okay lets talking about " Penilaian". Tiap orang berhak menilai sesuatu hal yang ia lihat, apa yang dia pahamin, mem-program hasil yang ia pahamin sendiri. Special nya, dulu gue adalah salah satu orang punya Negative impression ke orang baru yg ku temuin. Apapun yang dya lakuin gitu, yang gue liat dari orang ini Negatif semua hasilnya. Dari fisiknya, ide nya, cara ngomongnya bahkan hal baik yang dya lakuin. apa yang gue lihat, dalem diri gue cuma bilang " Wahh ni orang kek nya Sok bat dah " pemikiran kek gitu yang melekat dalam diri gue bertahun tahun. Setelah sekian lama ini pikiran baru membuka Pandangan postive thinking ke seseorang. Lelah dan jenuh dateng ke dalam kehidupan gue saat itu..
Dari pengalaman, gimana gue terjebak dengan sebuah " Penilaian Buruk ke Seseorang" di dalam diri gue. Sedikit menyimpulkan bahwa Orang orang di luar sana saat ini sedang mengalami apa yang gue alamin saat itu, di mana mereka melampiaskan akan sesuatu hal buruk ke orang lain.. Percayalah mereka saat itu mencoba melampiaskan masalah yang ia alamin di diri mereka sendiri dengan " Hate Spech "


So, Judgement and Imagination are matched in life games ???

Komentar

  1. Mungkin saya pernah sih masuk dalam lingkaran itu, tapi entah saya tidak pernah memberikan kesan buruk sedikit pada merela yang saya benci, saya hanya mengamati dan menilai tentang apa yang harus saya lakukan entah mendekat atau menghindar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maka dari itu lebih baik tanamkan sikap Positif vibes dalam hidup mu.

      Hapus
  2. Sejak kapan anda menulis wkwk

    BalasHapus
  3. Sejak kapan anda menulis wkwk

    BalasHapus
  4. Wah, penyakit hati nih. Wkwkwkwk

    Menurutku, orang" yang seperti itu dia pernah ngalamin hal trauma akan suatu kejadian.
    Sulit emang untuk bisa mempercayai seseorang, teruma mempercayai seseorang yg dulu pernah menyakiti tetapi kita tetap bisa bersikap baik. Dari pada menerima seseorang yang baru masuk ke kehidupan kita.

    Tapi kalok kita tetap terjebak dengan kondisi seperti itu, kita selalu menilai negativ terhadap orang lain, efeknya akan kembali ke diri kita.



    BalasHapus

Posting Komentar